Cewe Berbicara dengan Perumpamaan

Anda (cowo) pernah menyadari tidak bahwa ketika cewe menginginkan sesuatu pasti dia tidak akan mengatakan hal sebenarnya apa yang dia inginkan, dia hanya berkata dengan perumpamaan yang biasanya membuat cowo kebingungan menghadapinya.

Example storynya seperti ini, sewaktu-sewaktu saat anda sedang berjalan bersama si “Dia”, kemudian cewe Anda bertanya “Say, Lapar?”. Sebagai cowo yang hanya mengandalkan logika pasti akan menjawab, “Enggak”.

Terus kamu balik bertanya, “Kamu laper gak?”. Nah, cewe tersebut mungkin hanya “berpura-pura” tersenyum manis ketika ditanya seperti itu, padahal dalam hatinya dia BERHARAP cowonya mengajaknya makan. Bagi cowo yang respek, mungkin akan mengajak cewenya makan, tapi.. bagi cowo yang sama sekali gak respek siap-siap aja mendapat tampang jutek dari sang cewe.

Justru ada kejadian yang lebih parah lagi, ada juga loh yang ketika ditanya cewenya, “Say, Lapar?”, kemudian cowonya hanya menjawab “tidak” setelah itu diam tanpa sepatah kata. Bisa dijamin, pasangan ini ujung-ujungnya akan berantem. Karena cewenya menganggap cowo tidak pernah peduli dengan perasaan cewe, sedang cowo sama sekali tidak tahu apa masalahnya. Akhirnya terjadilah “Perang Dunia” akibat kesalahpahaman tersebut.

Maka dari itu Anda sebagai cowo belajarlah memahami apa yang DIINGINKAN cewe. Saya tidak menuntut Anda untuk bisa memahami PERASAAN cewe, karena memang dunia cowo dan cewe sangatlah berbeda jauh. Seperti Planet Mars dan venus, yang jaraknya sangatlah jauh hanya sekadar untuk belajar memahami PERASAAN cewe. Namun bukan berarti karena kita tidak bisa memahami PERASAAN cewe, maka kita tidak bisa belajar mengerti apa yang DIINGINKANNYA. Sebenarnya cukup mudah, jika Anda bisa mengerti apa yang DIINGINKAN cewe, maka cewe pasti akan menganggap Anda sebagai cowo PENGERTIAN, saya jamin itu🙂

Sehari yang lalu teman saya bertanya kepada saya tentang perilaku aneh cewenya yang hanya menginginkan mengobrol melalui Yahoo Messenger, tapi tidak ingin mengobrol chatting menggunakan Facebook. Yah, memang begitu keadaaannya, coz pasangan muda ini melakukan pacaran dalam jarak jauh.

Dugaan saya adalah, temen saya ini sedang mencurigai bahwa cewenya mengobrol dengan cowo lain melalui facebook, sehingga lahirlah kecemburuan seperti itu. Kalau dipikir-pikir, kecurigaan tersebut memang ada benarnya. Kenapa juga musti menghindar mengobrol chatting di Facebook🙂

Sebagai cowo yang penuh rasa cinta, sangatlah wajar dia curiga seperti itu. Dan ujung-ujungnya kecurigaan tersebut berbuah rasa cemburu. Bahkan ketika ditanya alasannya, cewenya hanya menjawab  “GAK MAU GANGGU KAMU”.

Nah makin bertambahlah kecurigaan tersebut. Ketika saya bertanya, apakah ada masalah atau konflik sebelumnya. Temenku ini menjawab, “Tidak ada masalah apapun, fine-fine saja”. Dia hanya ingin tahu alasan SEBENARNYA kenapa cewenya tidak ingin mengobrol chatting melalui Facebook.

Yang jadi pacuan saya adalah seorang cewe tidak mungkin melakukan sesuatu tanpa memiliki ALASAN. Dan dari awal sebenarnya cewenya sudah memberitahukan alasannya, sayangnya sebagai cowo yang selalu mengedepankan logika sangatlah sulit untuk memahami hal seperti itu.

Ada dua hal yang bisa dijadikan point sebagai alasan kenapa cewe tersebut menghindar dari chatting menggunakan Facebook.

Yang pertama,

Kita ambil dari alasan cewe tersebut yaitu “GAK MAU GANGGU”. Nah dari situ seharusnya sudah dapat disadari bahwa alasan itu sebenarnya memiliki makna yang mendalam, justru apa yang dikatakannya itulah yang saat itu dialaminya. Maka dia seperti sedang mengucapkan, “Aku tidak ingin diganggu saat sedang chatting di FaceBook.”

Yang kedua,

Yaitu sebenarnya cewe tersebut telah mengungkapkan apa yang diinginkan olehnya melalui perumpamaan, yaitu gak ada yang ganggu saat sedang mengobrol bersama cowonya (baca : temenku). Jadinya lebih memilih mengobrol melalui Yahoo Messenger karena privasinya itu tadi. Nah, sungguh mudah bukan?

Saya yakin cewe itu tidaklah mungkin memiliki alasan di point yang pertama, karena pastinya akan menyinggung perasaan si cowo jika memang dia punya alasan seperti itu. Jikapun cewe tersebut benar-benar memiliki alasan yang pertama, pastilah perkataanya akan berbeda dari apa yang telah dikatakan. Seperti ini contohnya, “Aku hanya ingin memberi kesempatan kepadamu untuk mengobrol bersama teman-temanmu yang lain“.

Jadinya kita ambil jawaban yang pasti adalah jawaban  yang kedua, dengan alasan privasi tidak ingin terganggu. Mengerti maksud saya??

Nah, cukup kompleks bukan? Buat para cowo yang sedang jatuh cinta, jangan sampai deh karena jatuh cinta itu maka membuat pikiran kamu tertutup terhadap pola pikir cewe. Harusnya sembari menikmati jatuh cinta, belajarlah untuk memahami perilaku cewe dengan MEMAHAMI APA YANG DIINGINKANNYA untuk menghindari kesalahpahaman.

Bagi saya, cewe itu beralasan seperti itu memang disengaja agar cowonya tidak cemburu terhadapnya. Coba deh bayangkan jika teman saya mendapat jawaban, “Gak mau ngobrol di Facebook, ntar ada yang ganggu obrolan kita berdua, coz pas lagi online bakal banyak temen-temenku yang akan ngajak ngobrol juga”, nah loh.. si cowo pasti bakal cemburu berat tuh.

Sambil membayangkan kata = “Temen-temen”, pasti dibenak sang cowo adalah temen cowo. Makanya sengaja cewe tersebut berkata, “Gak Mau Ganggu”. Tapi sayang, si cowo sudah terlanjur cemburu.

Pesan saya untuk kawan saya, nikmati saja cemburunya coz cemburu itu menyenangkan kok. Bayangkan jika saat itu kamu tidak memiliki rasa cemburu, duileee… itu berarti CINTAMU untuk cewe itu TELAH sirna. Makanya.. cemburu itu patut disyukuri🙂

Ini adalah sedikit ilmu dari yang pernah aku pelajari sebelumnya tentang perilaku wanita, jika ada kesalahan silahkan dikritik…

~ oleh azzaam pada 12 Juni 2009.

2 Tanggapan to “Cewe Berbicara dengan Perumpamaan”

  1. wouuu.. benar jg tu stlah aq bca ternyata bsh mnambah ilmu aku.

    Tp,walaupun bgaimn tetap z harus ada kecurigaan terhadap si “Dia” donk coz secara alamia cewek tu pling pinter memuterbalikan fakta dibanding cowok.!!!

    gmn menurut anda???

  2. bukan memutar balikkan fakta, karena memang cewe berbicara menggunakan emosinya maka dia lebih paham bagaimana berdebat dan bagaimana berbicara yang baik. Tapi tetep, urusan fokus dan ambisius cowolah juaranya. So… bukan berarti karena kita kalah berkata-kata maka habislah kita. Cukup buktikan saja dengan perilaku, gak perlu menjawab panjang lebar kepada seorang cewe… kelak dia akan terharu setelah melihat bahwa engkaulah yang benar🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: